Trip uphill pyramid PLTA Saguling

Trip Uphill  Pyramid PLTA SAGULING

Hari Minggu  tgl 27 maret 2011 gowes Uphill  bareng sama teman CMTB dan beberapa teman dari Fast gowest  rekan kantor  om rudi  dan 1 orang dari cimahi alumnus CMTB  om junex yang sekarang udah pindah ke cimahi  dan menjadi goweser handal, total peserta yang ikut 14 orang .

Si  Koneng Anthem  rencana uphill ke saguling  yang sudah sejak lama di canangkan karena beberapa teman dari cikarang MTB sudah pernah kesana kebetulan waktu itu saya absent .
Malamnya harinya berbagai persiapan dari mulai, ban dalam,obat-obatan,Camera, Mp3  dan cemilan dari sang istri dan saya juga sempatkan melihat track dengan program GPS TrackMaker dan Google Map lalu kita siapkan GPS Holux  untuk nanti merekamnya, dan malam itu juga loading sepeda, janjian ketemuan di roda link sama om rudi biar tidak ada yg kelupaan paginya dan tertinggal  hmmm…

“Trip Uphill PLTA Saguling”

"Foto Keluarga sebelum Berangkat " Lets"

“Penitipan Mobil & Titik Finish”

Minggu Subuh  jam  05.30  kita sudah berangkat dan nyamper om rudi di lippo cikarang yg sejak tadi nunggu di depan rumahnya hmmm,.. sory pa haji terlambat nih .he he …waktu menunjukan jam 05.40 kita langsung berangkat dan rencananya ketemuan di karawang timur untuk membeli sarapan dan ada teman  kantor om rudi yang ikut, setelah sarapan kita langsung berangkat ke areal yg di tuju yaitu Rajamandala Areal Perkebunan PTPN VIII, ternyata teman2 yg lainya sudah  menunggu.

Setelah beberapa persiapan selesai , waktu menunjukan  jam 09:00 Siap dan berangkat langsung di pinpim oleh sang fotografer kita om antoix ,dan tidak lupa  mendengarkan dulu beberapa arahan dari teman kita yaitu om AH dan Om junee yg sudah pernah ke trip ini semua peserta uphill khusu mendengar arahanya dan tidak lupa berdoa yg di pimpin pa Haji rudi semoga perjalanan lancar dan selamat amin, tidak lupa foto keluarga duluu..

"Perkebunan PTPN VII"

"Pohon kakau yang Sejuk"

"Stel Nanjak Si Antem Koneng & Narsis awal perjalan"

"Sang gadis petani Kakau "

"Re Grup Pertama..."

"Ngelewatin jembatan bambu" ngeri deh.."

“Lewat galengan sawah ” hi hi…

Kali ini si Koneng Anthem karena sudah paham mau nanjak, dan bawaan minum semua dimasukkan ke dalam saddle bag, dan rangsel satu botol minum ditaruh di kantung belakang jersey, berikut dompet, kamera, BB dan tidak lupa si Mp3 untuk dengar lagu sebagai penyemangat  .
wah awal perjalanan  langsung berangkat, ternyata udara sejuk sekali masuk perkebunan kakau yang rindang . Sambil mendengarkan alunan gitar idola Lee retanour  dgn Group nya Fourplay  “ After the Dance “yang membuat perasaan tenang, dan damai gowesan tidak terasa….. hihi.
Track lumpur dan becek jadi pilihan trip pertama melewati perkebunan kakau yg sejuk dan segar sesekali kami berhenti untuk menikmati perkebunan dan indahnya pemandangan sekitar biasalah narsis …hihih sekitar 30 menit kita lalui perkebunanan kakau dan kita menuju ke pesawahan menuju aliran sungai citarum beda trip kali ini kita melewati pesawahan dan rumah penduduk di aliran sungai citarum sayang sungai kering jadi tidak ada aktifitas arung jeram ,kita istirahat di sini kebetulan ada warung  kata om Ah kita sebentar lagi masuk ke trip sesungguh nya yaitu menu  siksaan nanjak yg tidak ada henti …wuih….makanya persiapan air minum mulai di siapkan, setelah sekitar 15 menit istirahat perjananan kita lanjutkanya ternyata benaaar …dari kejauhan sudah terlihat perbukitan  jalan aspal yg menanjak…

Teriknya matahari membuat proses menanjak cukup menyiksa, keringatan habis ngucur dan harus minum secara rutin agar tidak kram dan sempoyongan dan pintar mengatur napas .wuih om antoix melesat meninggalkan saya,saya coba mengimbagi dengan  irama saya sendiri sambil napas bedegup kali ini di iringi music Level 42  dgn cambukan bass Mark king  “Love game” wah lumayan penambah semanga  hi..hi..ih. ada  informasi  katanya di depan ada gua  dan pipa pembangkit  ..setelah sekitar 15 menit di siksaan tanjakan, akhirnya kita  sampai di gua yg di janjikan tadi yaitu Gua Sanghiang tikoro

"Stel nanjak track Meliuk liuk hihi..."

Menurut Cerita Penduduk sekitar

Biasanya pada  malam-malam tertentu katanya , seperti malam Selasa Kliwon dan malam Kamis Kliwon sering terlihat orang yang tengah bersemedi di atas atau pinggir Sanghyang Tikoro. Menurut keterangan, orang yang datang ke Sanghyang Tikoro bukan sekadar menikmati keajaiban alam, tapi juga Hingga sekarang belum ada satu pun orang yang berani masuk ke dalam Sanghyang Tikoro sehingga tidak ada yang berani memastikan berapa panjang Gua Sanghyang Tikoro tersebut. Ada yang menyebutkan panjangnya mencapai 800 meter. Konon, air yang masuk ke dalam Sang-hyang Tikoro tidak seluruhnya mengalir kembali ke Sungai Citarum, tapi sebagian masuk ke dalam tanah. Karena itulah orang menyamakannya dengan tikoro. Ihh seram juga kami sempat berphoto poto ..soalnya pada tahun kemarin teman yg sudah ke sini tidak bias melihat karena ketetupan air jadi kita termasuk orang yg beruntung bisa melihat keindahan gua dari dekat ..

"Genangan Air Gua "

"Sepi pengunjung"

"Ga kuat pingin Narsis"

Sekitar  15 menit kita habiskan di gua dan sambil istirahat sejenak karena perjalanan siksaan nanjak masih jauh holux menunjuka  9 km dan 382 dpl.

"Pipa besar PLTA " Daerah tertutup"

Wah masih jauh trip yg di janjikan 25 km dengan ketinggian 700 dpl wah wah masih jauh nih …

“Foto Keluarga sebelum di siksa najak”

Dengan konsentrasi yg penuh dan pengaturan napas tanjakan demi tanjakan sedikit demi sedikit saya  lalui  sy sengaja  nempel trus om AH adan ivan karena  sy suka rytme dan gowest begitu santai sesekali teriakan dan jeritan grup linkin  Park di telinga saya Some Where Belong “ untuk menyusul beliau hi hihi….lumayan tambah semangat biarpun telianga aga bindeng mungkin music ini bisa tambah semangat ….Jadi Rock Man……..

“Nanjak sambil dengerin MP3 Mantab …”

Waduh gilaa benar ini tanjakan ga habis habis variasi tanjakan yg meliuk liuk sesakali tercium bau kupling mobil dan motor yg menyengat di tiap tanjakan ke hidung dan napas.

Setelah melewati tanjakan panjang ,saya istirahat sebentar sambil nunggu dan ambil napas, karena rombongan pertama di pimpin om antoix sudah melesat di depan , dipertengahan tanjakan tadinya mau dilaju terus, tapi otot paha berteriak-teriak dan jantung juga agak sedikit over dan minta berhenti, kebetulan ada rombongan tengah  yg di pimpin om H rudi  lagi leyeh-leyeh istirahat di warung …he he …ikutan juga ah kebetulan istirahat dan minum  …hmmm….sambil bercanda dan bercerita tanjakan, hmm seru 12x..

“Hanya sepeda koneng yg bisa masuk ke sini” xixix

Setelah istirahat di warung ini, gowesan jadi ringan dan terasa mantap aneh… Ternyata waktu nanjak tadi tetap bertahan di chainring tengah serta sprocket di ketiga sebelum yang terbesar. Tentu saja lebih berat. Setelah warung dicoba di chainring kecil dan sprocket ditengah sekitar ke-5. Disini gowesan diatur dengan napas sehingga terasa santai, baru ketemu ritme-nya, dari tadi yah… Salah sendiri bertahan di chainring tengah, sampai otot paha terbakar. Nanjak kali ini diiringi musik Easy Jazz bersama George Benson  dengan this Masquerede dan di tutup dnn Nothing Gound change my love for you  (sebuah Hiburan  kontradiksi karena panasnya cuaca supaya ga terasa tetap adem …hmmm. minta ampun).

“tancap Brooo…..”

Tanjakan  terus dilahap  berlahan tapi pasti beriingan sama om AH dan ivan sambil menunduk seolah tidak ada tanjakan he he ..sesekali mengatur napas  emosi dan kesabaran , sambil menikmati pemandangan dan sempat berhenti bukan karena lelah  he he …tapi karena pemandangan lihat kota bandung dan sekitarnya  yang asyik dan tidak bisa dilewatkan untuk di foto he. he he (ngeles)

“Kota bandung lihat dari ketinggian “

Waktu menujukan jam 13.00 perut sudah mulai kerocongan om antoix sudah sampai di tempat re-grup waduh masih jauh kita mencoba nambah kecepatan dengan menurunkan gigi yg lebih kecil wah terasa berat tapi kecepatan nambah sedikit,dari kejauhan om anto sudah berdiri dan melambaikan tangan tandanya untuk siap di foto …wah semangat neeh ….narsis buat wall di facebook nih

Holux menunjukan 15 km dng 530 dpl wah berati titik finish yg di tuju mulai dekat

Tapi untuk mencapai ke 700 dpl dng jarak sekitar 7 km lagi berarti akan banyak menemukan tanjakan yg tinggi dan miring memang di ada turunan rolling yg sy tidak suka karena ada turunan berarti nanti pulang ke temu tanjakan …hi hihi..menyiksa di akhir pulang

"Leyeh-leyeh nunggu teman di belakang"

Setelah semuanya kumpul perjalanan di lanjutkan untuk mencari rumah makan kira 2 tanjakan lagi yg akan di lalui waduhh…semakin sakau nih

“Ga kuat pingin Narsis 2”

Akhirnya dapt juga rumah makan penduduk dng hidangan masakan sunda yg lezat pepes ayam kampung dng sambal terasi ya maknyus …lahap banget makan tapi sayang perjalan masih jauh tidak baik banyak nanti takut drop…he he sabar sabar ….

Setelah makan dan istirahat sholat duhur sekitar 1 jam, perjalanan di lanjutkan di sini tanjakan ga begitu banyak ada rolling turunanan  ada 2 arah untuk menacapai pyramid saguling ..kita mengambil arah ke pyramid saguling sebelah kanan hutan dengan jalan berbatu macadam dengan track turun dan naik akhirnya sampai juga ke Pyramid PLTA saguling  wah Subhanaalloh Luar biasa… sunggung indah bendungan ini dengan susunan dan anak tangga yang indah kami lama di sini untuk bernarsis ria merayakan kegembiraan hi hihi …sebelum akhirnya naik ke atas menyusuri tangga panjang berbatu yang gau tau jumlahnya …hihihi..

"Narsis di dekat Pyramid PLTA"

Di sini kami harus menaiki tangga dengan menggotong sepeda memang rada gila untuk bisa sampai atas, tapi dengan kesabaran dan rasa iklas   akhirnya sampai juga di jembatan PLTA saguling …Horeeeee…kaya anak kecil di kasih hadiah …Holux menujukan ketinggian hampir 660 dpl ..kita aga lama di sini buat foto foto dan sholat ashar …

" Pyramid bertangga yg ga tau jumlahnya "

" Busyet udah pada sampai duluan "

"Laporan si Holux"

“Ga kuat pingin Narsis 3 Terakhir sebelum pulang”

Jam Menunjukan jam 04 Sore kita putuskan untuk segera turun sudah kebayang yang tadi waktu pagi turunan segera jadi tanjakan …hmmmm..Rolling Broo…satu persatu melesat dengan cepatnya , si koneng athem kali ini karena banyak turunan dan sedikit tanjakan kita pilih  album The best  Fourplay “ 101 Eastbound” sebagai obat supaya konstrentrasi di saat turunana he he…

"Keindahan Bendungan PLTA saguling"

"Bukit-bukit yang indah"

                                                                                                                                                                                                                                   

sekitar 2 jam akhirnya kita sampai parkir mobil dengan selamat alhamdulilah ….waktu menujukan jam 06 sore kita sesegera bergegas pulang ke cikarang sayang perjalanan sangat macet  arah Jalan   padalarang di karenakan cuaca hujan dan jalan yang menyempit  …sehingga jam 10 malam sampai rumah deh

"Latitude dari 300dpl s/d 700 dpl trip PLTA Saguling"

     

Pengalaman Uphil siksaan tanjakan ta terlupakan  tapi bikin kangen …mudah-han bisa berkunjung lagi kesana …amin

Salam Pyramid..

DT Hendarwan…

About Deni Hendarwan

The Word is flatt....No Worry Ride Ride ....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

2 Balasan ke Trip uphill pyramid PLTA Saguling

  1. juara pisan lah, pake skateboard naek gag yah??
    hehehe ^^

    • Deni Hendarwan berkata:

      Bisa aja ki..didinya naik mobil dulu sampai atas trus glundung deh turun pake skateboard …pasti keren deh ..ulah poho kabogoh bawa bisi kumaonam ….wkwkwkwk… Mantab dah …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s