Rancaupas Camping

Camping  Rancaupas .

Sudah lama sekali  ga nulis trip perjalanan keluarga yang selama ini tiap  saya lakukan , 2 bulan lumayan waktu sangat lama ,rasa kangen, maklum karena kesibukan kerja ,ada beberapa perjalanan yang belum saya tulis  hmmm……. ,kali ini  perjalanan yang sangat menarik dan  sangat kangen untuk selalu di berkunjung ke sini  yaitu perjalanan ke daerah Bandung  ke Selatan  Ciwidey tepatnya di daerah seputaran Kawah putih tepatnya  camping  di Rancaupas.

Untuk trip ini, rencana untuk camping bermalam di Ranca upas, kebetulan ada saudara yang pingin banget ke kawah putih di pagi harinya  , akhirnya kita putuskan untuk  camping tepat nya di bumi perkemahan Rancaupas,  akhirnya kita siapkan beberapa perlengkapan yang biasa kita bawa , ada tenda doom, sleping bag , dan beberapa alat adventure yang  kami punya.

Perjalanan …………….

Kami berangkat jam 12 siang dari cikarang berharap jam 04 Sore kita sudah sampai di Kawah putih , perjalanan 5 jam di tempuh dengan bersantai ria, makan dulu daerah kopo di ( RM H Donal ) langganan tiap mau ke kawah putih selalu mampir  recommended broo murah ,meriah dan enak ,dengan Sop Tulang balung, Mie baso, Bur Yam  yang enak  hi hi… perjalanan si suguhi hujan yang tidak henti hentinya  sepanjang perjalanan, kita berangkat dengan  dua mobil kebetulan adik saya yang tinggal di bandung ikut juga, jadi rame akhirnya , …..,

Emang dari kemarin ada kekwatiran, sekarang musim hujan , pasti di sana juga hujan  tapi alhmadulilah, malam tidak hujan, cuman di sore hari aja hujan , tapi itu tidak lama . jam 5 sore ahirnya kita sampai di area camping ranca upas ,di sambut  kabut yang  mulai turun sangat tebal sehingga jarak pandang tidak terlihat cihuyyy…. Teriakan si fakhri saking gembiranya,  mobil merayap  dan menyalakan lampu  mulai masuk pintu gerbang  Ranca upas dengan membayar ticket masuk dengan harga    Rp 10,000- /orang dengan  Rp 20.000,-/mobil  .

Camping Rancaupas

Rancaupas adalah area yang di kelilingi hutan lindung,  seluas 215 Hektar, dengan ketinggian 1700 dpl ,  yang salah satunya area perkemahan yang berada di leweung tengah  atau bahasa Indonesia di hutan paling tengan, cukup stategis ada danau nya dengan pepohonan yang tertata, di areal yang cukup luas, ada Penangkaran rusa yang di tangkar di sini yaitu jenis rusa jawa, ada tempat outbond , dan  fasilitas penunjang mushola, MCK , sehingga camping di sana lumayan nyaman.

Hutan lindung di kelilingi pohon puspa, pohon jemuju atau pohon Ki hujan , mengingatkan ku waktu jaman kuliah dulu Forester broo….hi hi …

 Setelah berkeliling masuk ke areal hutan tengah untuk mencari tempat camping  , akhirnya kita dapat tempat yang lumayan srategis , ada danau, MCK dan mushola,  ga lama tenda mulai berdiri kita mulai bergotong royong mendirikan tenda dan menurunkan beberapa barang yang ada di  bagasi mobil .

Adzan magrib berkumandang  menambah syahdu dan indahnya serasa tinggal di hutan , kebetulan malam ini sudah banyak orang yang mendirikan tenda, baik itu keluarga maupun rombongan sekolah yang biasa mengadakan pendidikan dan pelatihan Pecinta alam atau Mapala, jadi lumayan rame hanya lampu kelap kelip di masing masing tenda terlihat.

Setelah tenda terpasang , kami mulai memasak  ini menu favorite yang di tunggu tunggu , nikmatnya minum teh , ataupun makan makan  yang kebetulan adik saya si Ewing Ulang Tahun jadi kami merayakanya di sini cihuyy..kami mulai  menggelar matras untuk duduk di luar, sambil menikmati api unggun, yang kami beli di warung  penduduk sekitar hutan lindung .

 

Malam begitu cepat berlalau , waktu terasa cepat saking asiknya bercengkarama sama keluarga, bisa benyanyi meskipun pakai  mini Mp3  he he lagu favorite , ga terasa malam indah berlalu kami begitu terlelap tidur , dan terbangun subuh kami bergegas ke mushola dan warung untuk membeli kayu bakar, alhamdulilah di sambut pagi yang  sangat cerah dan begitu indah, kami sempat kaget ternyata banyak banget di sekitar kita yang mendirikan tenda, karena waktu malam tidak terlihat kapan bikinya  yaaa, ha ha ha …saya pikir cuman sedikit lumayan ramai ternyata ….

 

Pagi hari seperti biasa aktifitas memasak , makan indomie, makan sop  plus minum teh tarik favorite segar sambil menikmati api unggun terasa hangat di badan, jam 09 pagi rencana perjalan kita lanjutkan yaitu ke Kawah putih, Kebun Teh Rancabali, terakhir ke Situ Patenggang .

 

Kawah Putih ..

Setelah sepulangnya di rancaupas sekitar jam 10 kita naik ke kawah putih , biasa perjalanan naik angkutan yang telah di siapkan oleh pengelola kawah putih .Cerita dan perjalanan kawah putih bisa tengok di : https://dthendarwan.wordpress.com/2011/10/13/trip-gunung-patuha-jabar/ juga di di sini tengok :https://dthendarwan.wordpress.com/2011/01/05/photo-hunt-on-the-crater-kawah-putih/

 

Setelah menikamti kawah putih selama kurang lebih 1 jam , kita turun dan perjalanan di lanjutkan ke Kebun teh Rancabali, lalu di lanjutkan ke Situ patenggang .

Kebun Teh Rancabali dan Situ Patenggang

Situ patenggang , danau yang terletak di kaki Gunung patuha yang tingginya 1600 dpl , ga jauh dari rancaupas hanya paling 5 km , di setiap perjalanan kita temui hamparan kebun teh rancabali yang begitu indah dan alami,. di situ patenggang bisa merasakan hawa sejuk yang berhembus  tiap  hanya membayar Rp 50 ribu/ mobil nya , perjalanan untuk ke lokasi Batu cinta bisa  melewati kebun teh, bisa naik perahu, berjalan kaki  atau bawa mobil untuk mencapai  lokasi Batu Cinta .

 

 

Yang juga menjadi favorit di tempat ini adalah lokasi Batu Cinta. Sebuah lokasi yang berada di tengah danau dengan sebuah batu besar yang menjadi panandanya. Batu inilah yang disebut dengan Batu Cinta.

Batu Cinta berasal dari sebuah legenda Jawa Barat. Di tempat inilah Ki Santang dan Dewi Rengganis, sepasang kekasih yang harus melewati perjalanan sulit dalam percintaan mereka, akhirnya bertemu kembali di tempat ini, setelah sebelumnya terpisah. Air yang mengisi danau ini menurut mitos masyarakat Patengan berasal dari deraian air mata kedua manusia tersebut.

 Di Situ Patenggang tidak lama , waktu menunjukan jam 2 siang , kami bergegas untuk pulang perjalan di suguhi dengan hujan deras, alhamdulilah kami sudah selesai menikmati alam yang indah di Kawasan Bandung Selatan ini .

Perjalanan cukup lancar , dan jam 8 malam kami sekeluarga sudah sampai di rumah , perjalalanan yang cukup mengasikan bercamping ria , rasanya pingin di ulang lagi  hi hi hi ……………Semoga bermanfaat ..

November Rain, 18 November 2012.

.DT Hendarwan  

About Deni Hendarwan

The Word is flatt....No Worry Ride Ride ....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

3 Balasan ke Rancaupas Camping

  1. Ping-balik: Camping Family Rancaupas lagi (foto foto) | Deni tarzan Hendarwan's Blog

  2. Darmono djafar berkata:

    Perjalananmu Itu menyenangkan., namun bersama teman ke pedalaman hutan jau lebih menyenangkan..

  3. angkisland berkata:

    wah keren ya mas perjalanan bareng keluarganya pasti berkenang… keren mas… mantap dah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s